Minggu, 06 Juli 2014

my best friend or my boy friend

You’r my best friend and my boy friend


Hal konyol dimulai

Sebelum aku bercerita mengenai kisah kehidupan ku yang sangat berantakan dan mungkin juga masa depan yang tidak cerah untuk aku ikuti. Aku akan mengenalkan nama ku dahulu kepada para pembaca
Nama ku DIKA JOSEPH HOSE orang sering memanggil ku dengan sebutan jose aku di lahirkan dengan keadaan yang mewah,  ayah dan ibu ku bekerja di luar negeri mereka hanya pulang 1 atau beberapa bulan sekali dan itu pun hanya sekedar “numpang minum”( istilah yang aku buat sendiri untuk kedua orang tua ku)
Mereka sangat sibuk dengan dunia bisnis ekonomi yang beliau diri kan tak ada sama sekali waktu luang mereka untuk sekedar mengajak ku bermain atau pun jalan-jalan ke taman.
Terkadang aku suka merasa iri dengan teman ataupun tetangga ku, mereka selalu bisa meluangkan waktu untuk anak mereka…….. bagaimana dengan ku ? tapi aku selalu mengertikan keadaan orang tua ku mereka sibuk karna untuk menghidupi kebutuhan ku, menyekolahkan ku hingga jenjang perguruan tinggi.

Hari-hari ku sangat menyenangkan walaupun itu ku lakukan dengan sangat hati terpaksa, senyum terpaksa dan semuanya ……
 Aku seperti di penjara dalam rumah ku sendiri sepulang sekolahpun aku tak boleh bermain ke luar rumah apalagi untuk sekedar menghirup udara bebas, sungguh peka dan kuat proteksi keamanan dirumah ku. Rumah ku seperti di pasangkan anti virus sehingga mudah di deteksi keberadaannya

      Usia ku sudah menginjak 13 tahun dimana masa puber mulai terjadi kematangan organ sex pun mulai menonjol, suara ku sudah mulai mendalam dan berat, dada ku mulai membidang, kumis dan janggut pun sudah menampakan bulu-bulu halus memang terlalu cepat untuk anak 13 tahun seperti ku sudah mulai tumbuh kumis dan janggut serta bulu dada tipis mungkin karna factor dari keluarga ku
(Ya maklum saja ayah ku keturunan arab berbulu dan perawakan orang arab hehehehehehe)
Dan kini aku bukan seoarang anak-anak lagi melaiankan berlanjut ke fase remaja awal. Dan di sini pula orientasi sex mulai terbentuk remaja laki-laki sudah mengenal pacaran dengan perempuan tentunya
 Di sinilah letak permasalahan ku orientasi sex ku mengalami masalah yang serius mungkin juga bisa berubah menjadi parah. beda halnya dengan laki-laki lain jika menyukai seseorang tentunya suka kepada perempuan tapi ….. mengapa aku lebih menyukai sejenis ku ?
Tak ada sedikit pun perasaan senang dan suka terhadap perempuan aku lebih senang jika di perhatikan oleh teman laki-laki ku
Ada apa dengan diri ku ini ?
Apakah benar aku menyukai sesama jenis ?
Apakah aku seorang homosexual ?
Setiap hari selalu ada beribu-ribu pertanyaan dalam otak ku yang tak ku percaya sebelumnya saat itu juga aku sering melamun di sekolah segala informasi yang ku dapat dari internet tak dapat ku pahami dan  ku cerna semuanya membingungkan kepala ku
   Tuhan apa yang sebenarnya terjadi dengan ku ? Aku selalu bertanya kepada tuhan  setiap ku misa di gereja
Malam harinya aku tidak bisa tidur karna masih memikirkan hal yang konyol, dari pada suasana ku menjadi jenuh aku hidupkan laptop kesayangan ku,, search video di you tube dan anehnya yang ada di fikiran ku saat itu adalah kata “gay”. Ku klik salah satu video tersebut
Dan ….. ASTAGA !!!!! betapa kaget dan tecengang nya diri ku setelah ku lihat video tersebut sepasang laki-laki sedang beradegan mesra layaknya suami istri hati ku menjadi sesak jantungku berdebar-debar dan naluri ku mulai hanyut dalam suasana
 Tuhan kenapa dengan diri ku ?
 mengapa aku menjadi tidak karuan seperti ini ?
aku seperti orang gila memikirkan hal yang membuat ku menjadi tak karuan
hal ini aku rahasiakan dari semuanya teman orang tua serta ibu asuh ku
mungkin karna minggu-minggu ini aku sering melamun FELIX JOSE CHRISTIAN sahabat terbaiku menghampiri ku di taman sekolah
“jose kamu kenapa ? akhir-akhir ini aku sering liat kamu melamun apa yang sebenarnya kamu fikirkan ? (felix membuka percakapan)”
“gaka ada kok !!! aku  Cuma merasa lelah dengan pelajaran di sekolah (aku mencoba membuat felix tidak curiga)”
“kamu gak seperti biasanya aku tau karakter kamu seperti apa kamu jangan membohongi diri kamu sendiri jose”
(aku pun menangis dan secara spontan memeluk felix)
“Dari dulu aku ingin menceritakan hal ini kepada mu hanya saja aku takut kamu menjauhi ku dan membenci ku”
“hahahaha……
Aku selalu siap menjadi pendengar yang baik untuk mendengarkan cerita kamu”(felix tersenyum kepada ku)
“Aku selalu memikirkan sesuatu yag membuat ku seperti orang asing aku mempunyai masalah orientasi sex aku bingung apa yang sebenarnya terjadi kepada ku ?”
“Aku menyukai laki-laki termasuk halnya ku menyukai kamu “
“APA ????” (felix tiba-tiba terdiam tanpa kata dan tanpa suara)
“Please…..!!!! kamu jangan menjauhi ku(wajah ku langsung menjadi panik)”
“Hahahahahaha…….. buat apa aku menjauhi sahabat sejati ku kamu ini ada-ada saja jose kamu selalu bisa membuat ku tertawa dengan candaan mu(felix tertawa …)”
“Tolong jangan bercanda aku bicara berdasarkan kenyataan aku tidak mengada-ada aku serius menurut mu ucapan ku ini adalah sebuah lelucon biasa tapi ketahuilah felix ini adalah hal yang membuat ku menjadi seperti ini menjadi orang yang tidak waras .”
“Belum ada orang yang mengetahui diri ku seperti ini hanya kamu yang pertama kali  aku menceritakan (perkataan kumembuat felix hanya terdiam )”
Felix seperti mendapatkan kejutan yang amat sangat buruk
Aku langsung meninggalkan taman sekolah dan meninggalkan felix sendiri yang masih duduk terdiam, fikiran ku tak karuan antara sedih kesal semua tarcampur aduk.
    
Hari kelulusan ku pun tiba ini adalah saat-saat terakhir ku di mana aku tidak akan bertemu mereka kembali mungkin juga bertemu tapi entah kapan dan di mana aku bisa bertemu dengan teman 1 kelas ku
Dan aku pun tidak bisa bertemu dengan mu lagi sahabat sejati ku yang selalu ada untuk ku dalam kondisi yang menyenangkan ataupun yang menyedihkan tak dapat lagi melihat senyum dan tawa mu didekat ku tak ada lagi orang yang bisa menjadi pendengar yang baik seperti mu kau tak bosan-bosannya mendengarkan keluh kesah ku, kamu pun selalu menjadi penyemangat di saat aku terpuruk .
Ku tulis surat ini untuk sahabat ku felix agar dia selalu mengingat ku  
‘jangan pernah melupakan kenangan kita sebagai sahabat sejati walaupun kamu tak ada lagi di dekat ku walaupun kamu sibuk dengan pekerjaan mu tapi ketahuilah sahabat aku di sini akan selalu menunggu kabar dari mu entah kapan kabar itu akan bisa kamu sampaikan aku akan menunggu di sini di tempat ini di tempat di mana kita janji kan
  Sebenarnya aku sedih ketika kamu bilang kamu akan pindah ke kanada setelah lulus nanti aku tak kuat mendengarnya aku sangat tak rela jika harus kehilangan mu sebagai sahabat dan jika aku boleh jujur aku sangat mencintai mu sebagai orang yang special lebih dari sahabat
Tapi tuhan tidak mengizinkan ku untuk mencintai mu karna tuhan pun tidak suka apabila umatnya mencintai sesama jenis
 Hanya ingin kamu tau bahwa perasaan ku tak akan pernah hilang untuk mencintai mu sebagai sahabat dan juga sebagia orang yang spsesial
Ku harap sesampainya kamu di kanada kamu cepat mebalas surat dari ku
Surat ini aku kirim sebagai tanda perjanjian kita untuk selalu mengingat masa-masa kita di sekolah tak lupa juga aku memberikan foto di saat kita bersama.
Sahabat mu


Last remember of you


    Tak terasa 9 tahun aku melewati hari-hari ku yang terasa biasa tanpa felix bagaimana dengan keadaannya ? aku selalu menuggunya di tempat ini di tempat favorit kami sewaktu sekolah dulu, setiap tanggal 25 januari aku selalu mendatangi tempat ini sekedar melihat suasana alam di sana dan tak pula aku melihat ukiran yang terpampang di sebuah batang kayu besar dan tua aku selalu mengingatnya mengingat tulisan itu tulisan sahabat sejati yang kami buat …..
Selama itu pula tak ada surat balasan dari mu surat yang ku buat dulu
Dan hari ini tepat di tanggal 25 januari di mana hari ini adalah hari ulang tahun ku tak ada ucapan dari orang yang special seperti diri mu felix
Lagi pula aku pun sibuk dengan urusan pekerjaan yang selalu membebani ku setiap hari tak ada waktu yang cukup lama untuk menikmati libur akhir pekan …

   Minggu pagi aku manfaat kan untuk tidur lebih lama karna setiap harinya aku pulang jam 1 pagi niatnya minggu pagi itu akan ku jadikan untuk olahraga rutin tapi apa daya tuntutan ekonomi membuat ku harus kerja ekstra.
Terdengar suara bel berbunyi aku yang sedang tertidur nyenyak terganggu dengan suara bising itu
Turun ke bawah untuk melihat siapa yang pagi-pagi seperti ini sudah membangunkan tidur nyenyak ku aku yang hanya memakai celana pants dengan wajah yang masih kucel dan berantakan…
“krekk..” aku pun membuka pintu dengan perasaan malas
“dengan tuan dika joseph hose” ? suara tukang pos
“iya… saya sendiri ada apa”? ucap ku yang masih mengantuk
“ada titipan surat untuk anda”
“dari siapa” ?
“dari tuan felix jose Christian”
Aku langsung melotot ketika mendengar nama pengirim surat tersebut aku seperti tersengat  aliran listrik 1000 volt
Aku langsung mengambilnya dan segera membuka suratdari orang yang selama ini aku rindukan,
Ku baca surat dari felix yang tampaknya surat tersebut sudah lama di buat dengan keadaan kertas yang sudah menguning .




    To : dika joseph hose

Jose apa kabar ? ku harap kamu selalu baik di sana
Maaf ya jose aku baru membalas surat dari mu karna aku sibuk untuk urusan pekerjaan ku
Sebenarnya aku tak ingin pindah ke kanada karna aku ingin selalu bersama mu dengan mu sahabat ku tapi apa boleh buat aku tak bisa berbuat apa-apa ..
Jika aku boleh jujur aku pun sangat mencintai mu bukan sebagai sahabat melainkan orang yang special dalam hidup ku ketika kamu bilang kamu suka dengan ku di saat itu pula aku merasakan hal yang senang dan luar biasa ternyata kamu merspon ku.
Aku menyukai mu jauh sebelum kamu bilang seperti itu aku hanya berandai-andai kapan aku bisa menjadi orang yang special dalam kehidupan mu
Di sisi lain aku pun ragu dan selalu berfikir apakah kamu sama dengan ku ? sama-sama seorang gay ?
Sampai lupa aku boleh aku meminta alamat rumah mu ?
Jika ada waktu luang akan ku sempatkan untuk bertemu dengan mu jika tak sempat kamu yang datang ke sini
Alamat ku ada di depan surat ini kok….

From : felix jose Christian
18 september2012



Betapa terharunya diri ku ketika aku membaca surat dari felix perasaan ku menjadi tak karuan aku gelisah aku bimbang aku cemas perasaan negative mulai muncul satu per satu apa yang terjadi dengan mu felix ?
    Ke esokan harinya aku mengambil cuti selama 2 minggu segera aku memesan tiket tujuan kanada aku segera siap-siap menuju airport dengan perasaan masih mencemaskan keadaan felix.
Di dalam pesawat pu aku masih tetap gelisah
Tuhan ada apa ini apa yang tejadi kepada felix ?
Semoga dia selalu baik dan selalu bersama mu tuhan.

Sesampainya di sana aku pun langsung pergi menuju alamat rumah felix dengan hanya mengandalkan alamat dan English speaking
“ada apa ini mengapa ramai sekali di rumah yang terlihat nyaman dan asri” ? aku langsung masuk kedalam rumah tersebut
Dan aku melihat sosok laki-laki yang sudah tebujur kaku di sebuah peti mati pandangan ku masih belum jelas karna peti tersebut di tutup dengan kain putih perlahan aku mendekati peti mati itu
 ASTAGA !!!!!  aku tak percaya dengan apa yang aku lihat sekarang aku seperti mimpi ternyata orang yang ada di hadapan ku yang terbujur kaku dalam peti itu adalah FELIX …..
Tubuh ku tak kuat untuk berdiri aku terjatuh dalam ke sunyian aku menangis…
“mengapa kamu pergi meninggalkan aku felix …”
“aku baru bertemu dengan mu hari ini”
“bangun felix lihat aku sudah datang untuk bertemu dengan mu”
“bangun felix….. bangun …… aku tau kamu hanya bercanda kan hanya ingin membuat kejutan untuk kedatangan ku……”
“aku menangis tak karuan ….”
“sudah nak jose felix sudah meninggal felix sudah pergi dan tenang di sisi tuhan jangan kamu tangisi kepergiannya karna felix pernah bilang kepada ibu dia berharap kamu akan datang di saat dia tertidur pulas dan satu permintaannya jangan sampai jose menangis ketika melihat ku bu karna itu membuat ku sedih dan tidak tenang “
“di saat-saat terakhir felix dia ingin memberikan mu sesuatu”
“apa itu?”
Ibu felix pun memberikan ku box yang terukir rapi
Aku duduk di kursi kesayangan felix dan membuka isi box itu
Sebuah buku diary yang masih terawat dan terdapat nama ku dan namanya
Ku buka halaman pertama diary dia menuliskan “in memorian felix”


25 januari 2013
Selamat ulang tahun jose aku berdoa kepada tuhan supaya kamu sehat selalu dan selalu ingat kepada ku dan maaf aku belum bisa memenuhi permintaan mu bertemu di tempat yang kita janjikan ku harap kamu tidak marah…

29 juni 2013
Hari ini aku sangat senang sekali jose karena aku mendapatkan beasiswa untuk kulaih di universitas yang selama ini aku inginkan tapi aku sedih karna kamu tidak ada di sini di saat aku senang ….

12 desember 2013
Jose aku sedang sakit aku ingin kamu menjenguk ku dan menemani aku di sini aku bosan di rumah sakit….

05 februari 2014
Jose aku sangat merindukan mu apakah kamu juga sama merindukan ku ? aku selalu menunggu mu di sini kondisi kesehatan ku mulai tidak baik jose ku harap ini hanya sakit ringan saja….

07 agustus 2014
Minggu-minggu ini kepala ku sering pusing dan hidung ku selalu mimisan dan berat badan ku mulai turun,, tubuhku mulai melemas jose tapi kamu jangan terlalu mengkhawatirkan kondisi ku….

14 maret 2015
Hari ini aku ulang tahun jose apakah kamu mengucapkan selamat kepada ku ? ku fikir kamu tidak lupa untuk menyiapkan kado untuk ku hehehehe…. Tapi ulang tahun ku sangat membosankan jose karna ulang tahun ku di rayakan di rumah sakit …..

 22 mei 2015
Tubuh ku sudah sangat kurus sekali bahkan aku tak dapat berjalan sendiri butuh kursi roda untuk ku ke luar rumah aku juga tak tau sebenarnya aku sakit apa orang tua ku tidak memberitahukan penyakit ku mereka hanya bilang aku sakit biasa….

27 oktober 2015
Tuhan apa yang sebenarnya terjadi kepada ku ? aku sakit apa tuhan ? tolong beri tahu aku …

24 april 2016
Tuhan berilah aku kekuatan untuk menulis catatan ku ini aku tak ingin catatan ku berakhir di tanggal ini….

25 januari 2019
Ini catatan ku yang terakhir untuk ku tuliskan di buku harian ku dan mungkin ini juga permintaan terakhir ku
Tuhan seandainya engkau memanggil ku untuk selamaya izinkan aku menulis untuk terakhir kalinya aku hanya ingin meminta maaf kepada sahabat ku jose karna aku tidak bisa datang pada saat dia ulang tahun dan aku pun ingin mengatakan kepadanya betapa sangat aku merindukan dan mencintainya.
Tuhan ,,,,,
Ku harap dia tidak menangis di jasad ku nanti
Jagalah dia tuhan untuk ku
Kuatkan dia ketika melihat ku
Aku tak ingin dia sedih
Untuk mu jose pinta ku hanya satu tetaplah kuat menghadapi kenyataan yang terjadi janganlah kamu menagis jangan sia-siakan air mata mu untuk ku yang sudah tertidur selamanya
Tetaplah ingat dengan kenangan kita
Maafkan aku karna aku tak memberi kabar kepada mu aku tak ingin kamu tau tentang apa yang terjadi kepada ku dan penyakit ku
Aku menderita kanker otak stadium 4
Sebenarnya ini sudah lama berlangsung semenjak aku lulus sekolah
    Terakhir ku ingin kamu mengantarkan ku ketempat istirahat ku
Dan ku ingin kamu melanjutkan halaman berikutnya tentang kisah hidup mu di buku diary ini …
Aku akan selalu ada di sisi mu di mana pun kamu walaupun aku tak Nampak nyata aku aka ada di hati mu ……

Aku menangis tak karuan tak perduli orang melihat ku seperti orang gila
Maaf kan aku felix aku tak bisa menemani mu di saat hari-hari terakhir mu aku menyesal tak dapat membuat mu senang dan bahagia
Aku akan selalu mengingat nasihat mu kepada kuuntuk selalu kuat menghadapi masalah
Kamu adalah sahabat terbaik ku tak ada orang seperti mu di hidup ku hanya kamu FELIX JOSE CHRISTIAN

Selamat tinggal sahabat ku semoga engkau bahagia bersama tuhan di surga ….



MELANJUTKAN KENANGAN FELIX

Setelah peristiwa yang membuat ku amat sangat terpukul dengan kepergian mu kini aku mulai bisa melupakan kejadian 5 tahun yang amat pahit ku jalani tanpa mu disini
Aku sudah berubah walaupun perubahan ku belum sepenuhnya normal aku sudah memiliki seorang istri dan di karunia seorang anak yang lucu agar aku tak lupa dengan persahabatan kita aku berikan nama yang sama dengan mu FELIX JOSE CHRISTIAN anak ku sangat mirip dengan mu mata sipit hidung mancung dan kulit yang sama dengan mu
Aku akan menjaga keluarga ku demi mu felix demi persahabatan kita aku selalu yakin kamu selalu ada di samping ku walaupun wujud mu tak nyata tapi jiwa mu akan ada di hati ku dan hati anak ku
Selama ini aku selalu menahan hasrat ku untuk kembali kekehidupan ku yang dulu tapi aku tak bisa menahan nya naluri ku sebagai seorang gay sangat kuat tak dapat menahan gejolak yang muncul ketika melihat sosok pria yang hamper mirip dengan mu aku selalu di anggap aneh oleh orang-orang yang terus melihat ku tapi aku selalu mengabaikan mereka

   Bulan ke 2 aku bekerja di perusahaan asing milik amerika semuanya berjalan seperti biasanya namun suasana sunyi sepi ku hilang ketika di kantor ku ada karyawan baru dia amat masih muda usianya masih 24 tahun postur tubuhnya sangat atletis ku fikir dia sangat rajin nge-gym aku di tugaskan untuk mengawasi dan mengajarkan karyawan baru itu jujur sebenarnya aku sangat malas jika harus mengawasi dan mengajarkan ‘anak baru’ di kantor karena itu akan membuat ku kerja sampai larut malam tapi apa boleh buat semua sudah menjadi tugas ku ..
   Bos ku pun memperkenalkan karyawan baru itu kepada ku aku yang sedang sibuk dengan laporan keuangan tak sempat melihatwajah orang itu
“jose.. kenalkan ini pegawai baru di perusahaan kita namanya ABRAHAM JONATHAN” ucap bos kepada ku
“aku pun menoleh untuk berjabat tangan
Betapa tercengangnya aku ketika aku melihat sosok wajahnya yang sangat mirip dengan sahabat ku felix aku bengong seperti melihat sosok gaib
“Abraham” ucapannya sangatlah mirip dengan felix
“jose” aku masih dalam keadaan yang masih bingung
Senang bisa berkenalan dengan anda
Abraham seperti reingkarnasi dari felix yang di hidupkan kembali menjadi wujud nyata

Setelah seharian aku mengajarkan Abraham tentang semua peraturan di perusahaan ini aku segera bergegas pulang aku merapihkan barang-barang ku
Aku melihat Abraham masih asik di depan computer
“hei sedang apa kamu ? kok belum beres-beres ?ini sudah jam pulang lembur” seru ku kepadanya
“iya pak… masih ada laporan yang belum saya kerjakan dan masih membingungkan” jawabnya
“sudah .. jangan di teruskan lagi ini sudah larut malam sudah waktunya pulang”
“tapi pak “
“kamu tanggung jawab saya saat ini jadi jika kamu masih di sini saya yang akan di salahkan”
“baik pak saya mengerti …. Tapi bagaimana dengan pekerjaan saya”?
“kalu kamu masih ingin melanjutkan pekerjaan mu kamu bawa saja datanya pulang kamu di lanjutkan di rumah”
“tapi jam segini kendaraan sudah tidak ada Abraham kamu mau pulang sama siapa?”
“saya tidak tau pak rumah saya pun lumayan jauh”
“ya sudah,,, kamu bisa tidur di rumah saya untuk malam ini bagaimana?”
“apa tidak merepotkan keluarga bapak?”
“hahaha… tidak kok isrti dan anak saya di bandung mereka tinggal di sana”
“kalau kamu mau ikut menginap di apartemen saya kita bareng”
“baik pak jika tidak merepotkan bapak”

Ajakan ku di iya kan oleh Abraham dalam hati ku sangat senang dan bahagia karena sosok felix muncul dan nyata di hadapan ku
Sesampai aku di apartemen dia pun langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur ku yang empuk dan nyaman..
Tubuhnya sangat sixpack aku hanya focus pada tonjolan di balik celananya itu
Astaga apa yang aku fikirkan mengapa fantasi ku mulai muncul dan bekerja di saat seperti ini ?
“pak boleh saya mandi di sini ? Tanya Abraham kepada ku
“tentu saja silahkan….”
Diapun langsung masuk kedalam kamar mandi
Beberapa saat Abraham keluar kembali
“pak maaf boleh saya minta handuk?”
“ambil saja di lemari itu”
“tapi pak saya sudah tidak memakai pakaian bisa tolong ambilkan?”
“ambil saja sendri tidak usah malu kita sama cowok kok”
Abraham pun keluar dan menghampiri lemari yang berada di dekat tempat tidur ku
Aku semakin terpesona melihat tubuhnya yang atletis dengan lumuran keringat yang membasahi tubuhnya dan yang membuat ku semakin terpana ketika aku melihat dia hanya mengenakan pakaian dalam jenis pants yang ketat melihatkan tonjolan pusakanya yang amat besar betapa sexy nya Abraham di hadapan ku.
Aku mulai berfantasi mulai berimajinasi dengan pemandangan yang ada di hadapan ku saat ini pandangan ku sudah di halangi dengan nafsu sex aku berdiri dan perlahan mendekari Abraham.
Tepat tubuh ku di belakangnya aku langsung memeluk tubuh indahnya khayal ku mulai tertuju pada wajah felix
Abraham hanya terdiam entah dia menghormati ku sebagai atasan atau dia pun merasa keenakan                               
Aku mulai membuka mata ku dan sungguh tak ku percaya Abraham bicara kepada ku bukan sebagai dirinya melainkan felix
“jose lihat aku …”
“aku mulai menatap wajahnya dengan serius”
Dia tersenyum kepada ku dan berkata
“jose aku kembali untuk mu untuk memnuhi janji ku kepada mu ini memang bukan aku tapi jiwa ku ada di dalam jiwanya. 



REINKARNASI FELIX

Setelah memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan ku sebagai kepala bagian acconting karena ini membuat ku sangat lelah dan jenuh aku pun memutuskan untuk pindah ke bandung agar lebih dekat dengan istri dan anak ku. aku sangat merindukan mereka maklum lah 5 tahun tak pernah sempat untuk pulang ke bandung sekedar untuk menggendong anak ku felix,
“ayah……” terdengar suara felix kecil memanggil ku
“anak ayah sudah besar ya rupanya”
“ibu mu mana nak ?”
“ibu pergi sebentar katanya mau beli sesuatu dulu yah”
Aku duduk di sofa ruang tamu untuk melepaskan sejenak rasa lelah ku
Karena seharian ini aku sangat sibuk mengurus surat pengunduran diri ku di kantor, ku serahkan jabatan ku sebagai kepala direktur keuangan kepada orang yang sudah memberikan kepuasan tersendiri kepadaku Abraham.
Duduk termenung memikirkan sesuatu hal yang masih menjadi pertanyaan besar bagi hidup ku, aku masih tak bisa melupakan raut wajah felix yang begitu masih nyata dalam dunia khayal ku
Jam dinding menunjukan pukul 19.30
“Astaga !!!”
“Ada apa yah ?” sontak istri ku yang berada di ruang makan kaget dan segera menghampiri ku
“tidak apa-apa mah Cuma mimpi buruk”
“yasudah sekarang ayah mandi terus makan malam tuh felix sudah menunggu di ruang makan”
Mandi mungkin jalan satu-satunya untu ku memenangkan fikiran ku yang sangat penat.
Di ruang makan aku sudah di tunggu oleh istri dan anak melihat dan merasakan suasana seperti ini jarang sekali aku lakukan selama berada di Jakarta bekumpul dengan keluarga kecil ku melihat senyum dan tawa mereka aku sangat merindukannya sejak dulu.
“coba saja sejak dulu ayah di sini pasti felix gak akan merasa bosan”
“iya nak maafin ayah ya … ayah kan di Jakarta bukan untuk main-main ayah kan cari uang untuk kehidupan kita untuk masa depan felix”
“heheheheh”
“sekarangkan ayah sudah di sini bersama felix lagi”
Selesai makan malam aku pergi keluar sebentar ya hanya sekedar menikmati suasana malam di kota bandung, melihat indahnya langit malam yang di hiasi bintang-bintang menambah cantik malam hari jika sinar rembulan tak Nampak di malam hari serasa malam tak bersemangat.
Di tengah lamunan … aku di kaget kan oleh jagoan kecil ku felix
“ayah kok belum tidur ?” Tanya anak ku yang polos dan lugu
“ayah belum ngantuk nak,,, kamu sendiri kenapa belum tidur ?” Tanya ku balik
“aku mau nemenin ayah di sini”
“udah nak tidur sana udah malam kamu kan harus sekolah besok nanti kesiangan gmana ?”
“gak mau !!!!!! pokoknya aku mau temenin ayah aja di sini di tempat ini” felix sedikit keras
“yaudah kita tidur ya …”
“tapi aku mau tidur bareng ayah”
“iya ayah akan tidur di kamar kamu tapi untuk malam ini aja ya”
“gak mau !!! pokoknya ayah harus tidur sama aku terus”
“mama mu juga butuh teman untuk tidur nanti kalau ayah harus tidur sama felix terus mama bisa marah loh”
“nanti mama juga akan marah sama felix juga”
“hemmmm…. Iya maaf yah”
“sekarang tidur ya udah malem nanti kamu telat lagi”


Ke esokan hari …..
Istri ku sudah sangat sigap sekali untuk urusan meja makan ia tidak pernah lupa untuk menyiapkan sarapan untuk ku dan felix
Berkumpul di pagi yang sedikit mendung ini membuat hari ku semakin lengkap dan sejahtera sekali.
“ayah … sarapan dulu”
“iya mah sebentar lagi ayah turun” aku segera menyusul ke ruang makan
Di sana maria dan felix sudah menunggu cukup lama aku segera duduk di sebelah mereka berdua
“ayah lama sekali sih”
“iya maaf ayah tadi kesiangan”
“yaudah makan dong sayang jangan marah lagi ya sama ayah”
“iya ayah aku gak marah kok sama ayah”
Kami makan penuh dengan suka cita dengan hikmat dan nikmat
Selesai sarapan aku berangkat kerja dan tak lupa aku mengantarkan anak ku sekolah karena ini adalah pertama kalinya aku mengantar anak ku
Pagi ini tuhan memberikan aku anugrah terindah yang pernah aku rasakan sekali seumur hidup aku merasa beda dan mulai sedikit melupakan kebiasaan buruk ku pastilah tau apa yang menjadi kebiasaan buruk ku selama bertahun-tahun.
The frist day aku bekerja di bandung dan rasanya sangat tegang dan nervous pastinya
Masuk kesalah satu ruangan yang berada di pojok dekat lift dengaan hati yang masih deg-degan aku beranikan masuk ke ruangan itu
“tok…tok…tok…. Permisi pak” aku masuk dengan perasaan yang tidak karuan
“masuk…..”
Suara yang berat dan macho mngagetkan aku seketika
Aku duduk di balik badannya yang kekar dan atletis aku sangat penasaran sekali dengan sosok wajahnya itu
Dia  perlahan membalikan tubuh kekarnya
Ada apa dengan ku ?
Mengapa setiap kemana pun akau pergi wajah felix selalu ada di dalam fikiran ku ?
Alah sudahlah aku tak mau memikirkan hal seperti itu sudah ku buang masalah dan kenangan ku bersama felix.
Sekarang aku sudah mempunyai anak dan istri yang ku cinta dan aku pun ingin hidup normal seperti laki-laki pada umumnya.



Kebahagiaan yang terputus

Hemmm…. Enak rasanya bisa melihat anakku felix tumbuh dewasa dengan rasa penuh senang dan bahagia, lulus dari universitas favorit
Sampai  meneteskan air mata saking (gak bisa di ungkap dengan kata-kata hanya perasaan batin yang sudah cukup mengungkapan suasana hati ini) aku sudah mulai tua aku pun sudah tak bisa berdiri terlalu lama (yaa yang namanya sudah tua pasti kepedatan tulang pun mulai mengalami penurunan..)
Felix lulus dengan predikat terbaik sebagai mahasiswa berprestasi ku akui memang felix sangat cerdas dari anak-anak sebayanya dia masih terlalu muda untuk menjadi mahasiswa
Karena kecerdasannya felix masuk kelas akselarasi … bangga sekali aku memiliki seorang putra yang tampan, baik hati, pintar bahkan tak jarang pula para gadis di kampusnya sangat tergila-gila kepada felix karena ke tampanannya,, tapi walaupun felix sangat di kagumi oleh para wanita dia tidak pernah bangga atau pun menyombongkan dirinya.
Sekarang aku hanya menikmati hari tua ku di rumah ini dengan istri ku yang selalu setia menemani ku sampai saat ini.
1 tahun setelah kelulusan felix pilihan terberat harus aku hadapi, aku harus merelakan felix anak ku pergi ke jerman untuk bekerja di salah satu lembaga hukum pemerintahan jerman dia sangat di butuhkan di sana..
Ya tuhan apakah aku harus kehilangan kembali orang yang aku sayang setelah engkau mengambil istri ku maria ?
Inilah jalan tuhan untuk ku untuk tetap sabar menghadapi cobaan hidup dan kasih tuhan selalu menyertai ku amin…


Di ruang tamu aku dan felix duduk untuk membahas soal pilihan yang harus ia hadapi.
“ayah aku harus bagaimana?”
“nak di dunia ini hanya ada 2 pilihan saja antara iya atau tidak”
“sebenarnya aku sangat ingin bekerja dan melanjutkan kuliah ku di sana tapi aku tak tega jika harus meninggalkan ayah ku di rumah ini sendiri tanpa ku”
Aku harus menahan tangis yang sedari tadi ingin keluar dari mata ku
“nak… semua tergantung kepada mu kamu yang menjalankan semuanya ayah hanya bisa bedoa untuk kesehatan dan keselamatan kamu di sana”
“tapi yah aku sangat berat jika harus meninggalkan ayah di sini sendiri”
“apa yang menjadi pilihan mu itu yang terbaik untuk ayah nak”(sambil meneteskan air mata)
“ayah jangan sedih aku jadi ikut sedih yah”
“ayah tidak sedih nak ayah hanya terharu saja melihat felix kecil ayah tumbuh menjadi laki-laki yang luar biasa dan hebat seperti saat ini”
“ini semua berkat doa ayah dan ibu juga tanpa kalian aku tak akan adadi dunia ini bahkan tak akan menjadi seperti ini”
Felix memeluk ku dengan perasaan berat untuk meninggalkan ku seorang diri di rumah ini.

Keesokan harinya ….
Ini adalah saat di mana aku harus merelakan kepergian anak ku felix pergi bukan untuk selamanya tapi pergi untuk menggapai sebuah cita-cita nya yang saat ini dia ingin kan.
“yah… (sambil tersimpuh di bawah kaki ku)
“berdirilah nak”
“ayah,,, aku sangat sedih jika aku harus pegi meninggalkan mu di sini ingin aku mengajak mu ke jerman tapi ini bukanlah sebuah liburan melainkan panggilan tugas yang harus aku lakukan”
“iya nak ayah tau dan ayah menyetujui felix untuk pergi mengejar cita-cita pergilah nak …”
Aku tak kuat lagi membendung kesedihan ku yang amat dalam ku rasakan,,,
“aku janji sama ayah sesampainya aku di sana aku akan segera mengabari ayah”
aku hanya terdiam tanpa kata hanya air mata ku saja yang terus mengalir membasahi pipi keriput ku ini.
Jam terbang menuju jerman tinggal 10 menit lagi aku harus segera mengantarkan anak ku kedalam bandara,, itulah 10 menit terakhir ku melihat felix kecil yang tumbuh menjadi orang yang sempurna
Lagi-lagi aku tak kuat menahan haru bahagia dan kehilangan seseorang yang menemani ku di akhir tua ini
“yah doa kan aku semoga aku menjadi orang yang selalu ayah banggakan”
“iya nak ayah selalu mendoakan mu”
“ayah aku pergi dulu ya aku janji aku akan selalu ingat pesan ayah kepada ku”(sambil mencium kening ku)
Aku melambaikan tangan tanda perpisahan ku dengan felix hingga pesawat tak terlihat lagi aku masih melambaikan tangan
“pak jose maaf pak apakah tidak sebaiknya kita pulang saja ? hari mulai senja pak”(suara timothy memecahkan suasana ku)
“i…i…iya timothy kita pulang sekarang”
Aku langsung di antarkan pulang oleh pak thimoty supir pribadi ku yang saat ini masih setia berada di rumah ku.
“apakah bapak ingin saya temani dulu untuk beberapa hari ?”
J tidak usah timothy saya baik-baik saja kok pulanglah karena jam kerjamu di sini sudah selesai”
“tapi apa bapak yakin tidak ingin di temani”
“tidak timothy kamu punya istri dan anak yang sangat membutuhkan mu di rumah”
“berkumpulah dengan keluarga mu, saya akan baik-baik saja lagi pula besokan kamu masih bisa ketemu saya di sini”
“terimakasih pak jose”
“sama-sama”

  Hari-hari ku sangat sunyi tak ada lagi sapaan selamat pagi dari felix kecil ku yang aku rindukan sekarang ini baru 1 hari saja aku tak melihat felix aku sangat merindukannya, berjalan perlahan menuju kamar felix dan ku buka  pintu kamarnya yang penuh dengan tempelan kertas dan gambar…
Masuk untuk sekedar melepas rindu walaupun felix tak ada tapi kenangannya masih terasa di kamar ini, manatapi semua foto yang berada di kamarnya tangisan ku langsung meledak air mata ku langsung mengalir menatapi foto anak ku.
Senyum dan tawanya tak akan pernah ku lupakan untuk selamanya walupun aku sudah tiada di dunia ini …

Beberapa bulan kemudian tepatnya di tanggal 27 september aku memeriksa email ku ku harap felix kecil ku mengirimkan surat,, dan benar saja ketika aku membuka email 1 peasan di terima di kotak masuk email..
“dear ayah…
Maaf ayah felix baru memberi kabar hari ini soalnya felix sangat di sibukan dengan berbagai kegiatan di lembaga pemerintahan jerman,,, bagaimana dengan keadaan ayah ? ku harap ayah baik-baik saja di sana,,,, di sini felix sangat merindukan ayah suasana felix sangat membosankan sekarang tak ada hiburan yang selalu ada ketika aku di rumah, tak ada candaan ayah lagi, tak ada tawa dan senyum ayah lagi, pokoknya sangat membosankan berada di sini yah…”
Aku membalas surat dari anak ku
“iya nak tidak apa-apa kok ayah sangat senang karena kamu masih bisa meluangkan waktu untuk mengirimkan ayah kabar.. ayah baik-baik saja nak hanya sedikit meriang kecil tapi kamu tidak usah mengkhawatirkan ayah tetaplah focus dengan pekerjaan mu di sana”
“ya tuhan …. ayah sakit lagi ? ayah udah ke dokter ? udah check up ? aku sangat mengkhawatirkan kondisi kesehatan ayah besok atau lusa aku pulang ya yah aku izin”
“felix jagoan ayah jangan kamu sia-siakan mimpi dan cita-cita mu untuk hal yang kecil, lagi pula kesehatan ayah stabil kok nak….. udah jangan terlalu di fikirkan”
“tapi yah aku gak bisa segitu gampangnya membiarkan kesehatan ayah. di sana tak ada yang mengurusi kesehatan ayah setiap hari, tak ada yang melayani ayah setiap hari”
“hehehehe…. Kan ada pak thimoty”
“beliau hanya supir yang setiap hari pulang, dia juga punya keluarga yah”
Begitu perdulinya felix kepada ku sampai ia merelakan pekerjaannya demi aku yang sudah tua renta aku menangis karena melihat perjuangan anak ku yang begitu luar biasa..
Tanggal 28 september aku kembali membuka email seperti biasa felix selalu menyapa ku terlebih dahulu
“ayah …. Besok aku pulang dan tidak akan kembali lagi ke jerman”
“lohh !!!!! kenapa nak ?”
“aku gak betah tinggal di sini tanpa ayah dan aku pun sudah mengundurkan diri”
“kenapa nak alasan kamu kurang memberikan ayah jawaban yang masuk akal”
“sudahlah yah aku gak mau memperpanjang hal ini lagi intinya besok aku pulang ke bandung lagi pula gaji ku selama ini cukup untuk membuat usaha di sana”
“heemmmmm…. Yasudah jika itu yang terbaik untuk kamu ayah akan selalu setuju”
Sebenarnya aku sangat senang karena felix kecil ku akan tinggal bersama ku lagi tapi di sisi lain aku sangat kasihan kepada felix jika harus mengorbankan mimpi dan cita-citanya selama ini…
Mungkin tuhan mempunyai jalan yang lebih baik untuk aku dan anak ku felix tuhan memang adil, tuhan tidak mebiarkan aku yang sudah tua renta tinggal sendiri di rumah mungil ku ini.
Terima kasih tuhan atas karunia yang telah engkau berikan kepada ku
Puji tuhan …

 Pagi ini aku sangat senang karena anugerah dari tuhan untuk ku
Aku harus siap-siap ke bandara menjemput felix kecil ku dengan hati senang dan penuh rasa riang seperti halnya anak kecil saja hahahaha…
10 menit aku menunggu kedatangan felix tapi tak kunjung muncul di arah sana.. hemmm aku jadi khawatir dan cemas memikirkannya tapi aku tak boleh berfikir senegatif itu terhadap anak ku mungkin saja pesawat yang ia tumpangi di handle untuk beberapa menit…
20 menit waktu yang ku menunggu felix aku yang dari tadi menunggu tak sabar untuk melihat sosok felix selama berada di sana,,, namanya orang tua perasaannya selalu cemas jika anaknya tak kunjung datang dengan hati yang gelisah aku beranikan diri bertanya kepada penjaga di bandara
“maaf mas mengganggu…”
“iya pak ada yang bisa saya bantu ?”
“pesawat yang dari jerman ke Indonesia pukul berapa ya landing nya bukannya sudah 30 menit yang lalu ?”
“kami mohon maaf pak pesawat dari jerman di jadwalkan hari ini tidak landing mengingat cuaca yang kurang bersahabat”
Hari ini aku sangat kecewa karena felix anak ku tak bisa datang.. tapi aku harus mengertikan keadaannya tak mungkin juga aku harus memaksanya pulang karena itu adalah kehendak felix.
Aku pulang dengan ‘tangan kosong’ tanpa felix dan tanpa senyum kebahagiaan, sesampainya aku di rumah aku langsung merebahkan bandan ku yang sudah agak membungkuk sekedar melepas lelah sampai aku terlelap dan ……(tidur maksudnya)
Aku seperti mimpi yang terlihat sangat nyata di mana aku sedang berkumpul dengan keluarga kecil ku ada maria dan felix tapi 1 yang menjadikan ku bingung dan bertanya-tanya siapa orang yang selalu di sampingku ? orang yang selalu memegang pundak ku ,,, wajahnya tidak terlalu jelas karena sangat menyilaukan pandangan ku ..
Maria dan felix perlahan mulai pergi menjauh dari hadapan ku aku sangat kebingungan aku memanggil-manggil mereka tapi mereka tak menghiraukan ku
“mariaaaa….. felixxx mau ke mana kalian ? kenapa kalian meninggalkan aku ?”
hendak aku menyusul mereka tapi sayang tubuh ku tetahan dengan tangan yang dari tadi menempel di pundak ku
“heiii siapa kamu ? lepaskan tangan mu di pundak ku”
“aku tak akan membiarkan mu pergi dari sini masih banyak orang yang menyayangi mu biarkanlah mereka pergi dengan tenang”
Aku semakin bingung dengan perkataan orang ini
“apa maksud mu?”
 “aku tak mengerti dengan apa yang telah kamu katakan”
“suatu saat kamu akan mengetahui apa maksud dari perkataan ku”
Aku terbangun dari mimpi ku yang aneh dan membingungkan karena ada sosok orang yang membangunkan tubuh ku,,, masih tidak terlalu jelas karena aku belum sepenuhnya sadar dari tidur ku
“ayah… yah…. Bangun yah ….”
Suara yang memanggil ku terdengar tidak asing di telinga ku aku mulai semakin tersadar dan membuka mata
“felix…?”
“iya yah .. kenapa ? kok aneh gitu yah ?”
“bukannya pesawat yang dari jeman tidak jadi landing ?”
“hahahaha…. Sebenarnya tidak yah aku hanya ingin memberi kejutan kepada ayah”
“hemmmm dasar kamu ya udah buat ayah cemas”
“hehehehe… maaf yah aku gak bermaksud buat ayah jadi panic tapi aku mau buat kejutan di hari ulang tahun ayah”
“memang tanggal berapa nak sekarang ?”
“aduh ayah sekarangkan tanggal 1 oktober hari ulang tahun ayah masa ayah lupa sih ?”
“hehehe maklum lah nak ayah udah tua jadi lupa dengan hari ultah ayah”
“yaudah ayah mau kado apa dari ku?”
“ayah gak minta hadiah apapun nak, ucapan selamat dari felix kecil ayah pun itu udah lebih dari cukup felix adalah hadiah yang paling berharga yang pernah ayah dapat seumur hidup ayah bersama ibu kamu yang di kirim tuhan untuk selalu kami jaga”
(Anak ku menangis mendengarkan perkataan ku dan langsung memeluk tubuh ku yang sudah tak kencang lagi)
“ayah…. Felix akan selalu menjadi anak ayah yang berbakti, mengurus ayah di hari tua, memberikan kasih sayang ku sebagai anak, dan akan selalu menjaga ayah selamanya”
“terimakasih nak…. Kamu begitu baik dan perduli dengan ayah mu yang sudah tua dan menyusahkan ini”
“nggak ayah …. Ayah gak pernah ngerepotin aku justru aku sangat bangga mempunyai ayah yang selalu mendidik ku dengan penuh kasih sayang”
“nak kamu mengingatkan ayah dengan sahabat sejati ayah yang sudah tak ada lagi di dunia ini”
“wahh,,, ayah dulu punya sahabat sejati?”
“iya nak”
“bolehkah ayah menceritakan sahabat ayah itu?”
“jangan sekarang ya nak jika ayah ceritakan akan memakan waktu yang lama untuk selesai”
“hayoo lah ayah setengahnya saja ya “
“hemmm yasudah ayah ceritakan”
“dulu ayah termasuk murid yang pendiam tetapi ayah cerdas itu kata guru ayah, ayah sangat malu dan tidak mudah bergaul dengan teman sekelas tetapi ada 1 siswa yang sangat tampan, baik, dan juga cerdas namaya FELIX JOSE CHRISTIAN dia juga sangat ramah sekali terhadap semua orang makanya tak heran jika ia sangat di kagumi.
Ketika jam istirahat ayah tidak keluar kelas karena ayah selalu bawa makan dari rumah dan tiba-tiba seseorang menghampiri ayah dan duduk di sebelah ayah
“hai… boleh aku kenalan ?” nama ku felix kamu siapa ?” (sambil mengulurkan tangan)
“aku jose … “
“senang bisa kenal dengan kamu jose”
“iya sama-sama”
“oiya aku lihat setiap hari kamu selalu diam dan tidak pernah bicara dengan teman-teman yang lain dan kenapa kamu duduk selalu paling belakang ?”
“tidak apa-apa kok aku tidak terlalu banyak bicara dengan orang yang belum aku kenal”
“maka dari itu kamu harus berinteraksi dengan yang lainnya supaya kamu kenal dan akrab dengan mereka semua”
J terima kasih felix kamu udah kasih aku support”
“sama-sama jose itulah gunanya teman saling memberi dukungan kepada teman J
“felix mau kah kamu menjadi sahabat ku ?”
“tentu saja kenapa tidak ?”
“kamu orang yang pertama menyapa ku di sekolah ini hari ini aku sangat senang sekali karena tuhan member ku 1 orang yang berharga”
“hahahaha… benarkah ? sudahlah jangan terlalu berlebihan memuji ku seperti itu aku kan jadi malu”
“felix dari tadi aku perhatikan kamu belum makan ,,, kamu gak bawa bekel ?”
“aku bawa kok Cuma tadi aku udah makan duluan sebelum jam istirahat heheheh maklum lah masa pertumbuhan”
“hahaha kamu ada-ada aja felix”
Aku sangat menikmati hari itu bersama felix sampai tak terasa bunyi bel tanda masuk kelas berbunyi tapi aku malah tetap asik bercanda gurau dengannya
“gawaaattttttt lix kita sudah telat 20 menit masuk kelas bagaimana ini ? aku takut kalua kitakena hukum bu joice kau kan tau sendiri kalua ibu joice itu galak banget” (seru jose)
“udah kamu jangan panik gitu kalau pun kita di hukum sama ibu joice aku tetap senang kok” (timbal balik dari felix)
“lohhh kenapa kamu senang kalau kita di hukum sama ibu joice ?”(tanya jose)
“kenapa aku tetap senang jika aku sampai di hukum sama ibu joice ?
Karena aku di hukum bersama orang yang spesial banget buat aku jose”
Wajah ku memerah seperti buah tomat antara senang dan bingung juga sebab orang yang felix maksud adalah aku
“wajah kamu kenapa jadi merah gitu jose ?
“eee…eeee…eeeeeee aku….aku…..aku….eeeee….”
“kamu sakit jose ?
“tidak felix aku baik baik aja kok”
“tapi kenapa wajah kamu memerah gitu ¿ atau kamu ……
(Felix membuat ku seperti di gerebek oleh nya)
Aku mengalihkan pembicaraan nya dengan hal yang lain,
“felix sebaik nya kita haarus cepat kalau tidak kita akan di pulangkan oleh ibu joice”
“loh bagus dong kalau kita pulang lebih cepat”
Hari ini sungguh menyenangan buat aku karna kamu felix, kamu yang selalu ada buat aku di saat aku sendirian tanpa teman di saat aku ingin berbagi cerita,,, kamu lah orang yang selalu ada buat aku selama nya aku gak akan pernah lupain kamu sebagai seseorang yang special
Aku cinta kamu felix :*
“udah ya nak cerita nya ,,,,”
“yaaaa L masih seru yah”
“gak mungkin kan ayah ceritakan semua tentang ayah pasti akan memakan waktu nak :D”
“yaudah deh yah ,,,, tapi kapan kapan ayah ceritaiin lagi ya yah soal nya aku sangat tertarik banget .. hehehe”
“iya nak  kalau ayah gak lupa ya ,,,, hahhaahhaha :D”
“yasudah kamu mandi sana, selasai mandi langsung makan ya nak ayah tunggu kamu di ruang makan”
“siap bosss :P”
Hemmmmm…….
Andai maria masih hidup pasti dialah orang yang paling protek terhadap felix dan bangga melihat buah hati nya tumbuh menjadi dewasa seperti sekarang ini

Aku akan menjaga felix seperti yang kamu katakan kepada ku sayang.


                                                                                                    to be continued ...